Tapir Berbobot 100 Kilogram Mati usai Terjebak dalam Lumpur

Aditya
3 min read
2023-06-20 19:33:55
Iklan
Belum ada deskripsim Lorem ipsum dolor sit amet, corrupti tempore omnis esse rem.



Gardaanimalia.com - Seekor tapir tenuk (Tapirus indicus) mati lemas setelah terjebak dalam lumpur di daerah Sungai Asam, Kecamatan Reteh, Kabupaten Indragiri Hilir.

Tapir itu pertama kali dilihat oleh warga yang melintas di TKP, Jumat (16/6/2023) sekira pukul 10.00 WIB. Ketika ditemukan, satwa sudah dalam kondisi tak berdaya.

Melihat kondisi satwa liar itu, warga segera beri laporan kepada polisi dan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau.

Pihak Resort BBKSDA Riau menuju ke lapangan pada Sabtu (17/6/2023). Namun, karena kondisi akses yang sulit, tim baru sampai ke lokasi pada Minggu (18/6/2023).

"Mengingat akses menuju TKP bergantung pada pasang surut air sehingga butuh waktu yang lama," kata Kepala BBKSDA Riau Genman S. Hasibuan, Minggu (18/6/2023), mengutip Haluan Riau.

Saat pihak BKSDA datang, satwa itu sudah mati karena kondisi yang terlalu lemah. Warga sempat lakukan upaya kasih makan dan minum, tetapi satwa menolak.

Tim lalu segera kubur tubuh tapir tenuk agar tidak muncul bau maupun penyakit. Mamalia itu berjenis kelamin betina dengan bobot sekitar 100 kg.

Populasi Tapir Tenuk Tak Diketahui


Tapir yang juga dikenal dengan sebutan tapir malaya ini adalah satu-satunya spesies tapir yang berada di Indonesia. Tiga spesies lainnya hidup di Amerika Selatan.

Adapun rincian spesies, yaitu tapir brazil (Tapirus terrestris), tapir gunung (Tapirus pinchaque), dan tapir amerika (Tapirus bairdii).

Tapir masuk dalam daftar satwa dilindungi menurut Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P.106 Tahun 2018.

Sementara itu, International Union for Conservation of Nature (IUCN) mengategorikan tapir tenuk ke dalam spesies genting (endangered).

Meskipun begitu, sampai saat ini populasi satwa liar tapir tidak diketahui secara pasti, mengutip Betahita.

Dokumen Strategi dan Rencana Aksi Konservasi Tapirus Indicus 2013-2022 hanya sebut, kepadatan spesies ini berkisar antara 0,3 hingga 0,8 individu per kilometer persegi.

Tags :
satwa dilindungi BBKSDA riau Tapirus indicus tapir tenuk tapir brazil Tapirus terrestris tapir gunung Tapirus pinchaque tapir amerika Tapirus bairdii tapir mati
Writer: Aditya