BKSDA Aceh Evakuasi 9 Satwa Dilindungi dari Rumah Dinas Gubernur Aceh

Gardaanimalia.com - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh mengevakuasi sembilan satwa dilindungi dari rumah dinas wakil gubernur Aceh. Mengutip dari laman detik, rumah tersebut saat ini sedang ditempati oleh Gubernur Aceh, Nova Iriansyah.
Satwa yang dievakuasi pada hari Kamis (11/3/2021) itu terdiri dari satu ekor julang emas (Rhyticeros undulatus), satu ekor elang hitam (Uctinaetus malaynesis), tiga ekor elang bondol (Haliatur indus), dan tiga ekor elang brontok (Nisaetus Chirrhatus). Saat ini kesembilan burung dilindungi itu berada di kantor BKSDA Aceh.
Kepala BKSDA Aceh, Agus Arianto, menyatakan bahwa seluruh satwa tersebut diserahkan bukan disita.
"Mereka dengan kesadaran atau kesukarealaan menyerahkan satwa-satwa tersebut ke BKSDA," kata Agus.
Ia menambahkan, semua burung yang diserahkan tersebut dalam kondisi sehat. Menurutnya, seluruh satwa itu terurus dengan baik selama ini. Namun, sekarang akan dilakukan observasi lebih lanjut sebelum nantinya dilepasliarkan.
Baca juga: Berkaca dari Kejadian Kuda Nil, TSI Perlu Lakukan Evaluasi
Terkait asal satwa, Agus mengatakan saat ini belum mengetahui. Ia juga belum mendapat informasi terkait berapa lama satwa tersebut sudah dirawat oleh pengurus rumah tangga di rumah dinas.
“Satwa itu dari mana belum sejauh itu, kemarin hanya penyerahan saja jadi kita tidak gali sejauh itu. Karena kita hanya terima serahan dari mereka, ya kita terima,” jelasnya.
Sementara, Rahmandi, Kepala Dinas Peternakan Aceh menuturkan bahwa pemeliharaan di rumah dinas ini bertujuan untuk penyelamatan.
"Sebelumnya dipelihara dan dirawat sementara di sini. Karena sudah sehat, sekarang diserahkan secara sukarela ke BKSDA Aceh," ungkap Rahmandi.
Rahmandi juga menegaskan bahwa seluruh satwa yang dievakuasi dari rumah dinas wakil gubernur tersebut adalah satwa dilindungi yang saat ini jumlahnya sudah sedikit di alam. Karena sudah terlanjur ditangkap, satwa tersebut harus dirawat sampai sehat kembali.

Jual Satwa Dilindungi, Remaja di Cirebon Ditangkap Polisi
03/09/24
Seorang Guru Selamatkan Elang Bondol di Bali
16/01/24
26 Satwa Termasuk Elang-alap Jambul Sukses Dilepasliarkan
18/04/23
Elang Bondol Milik Pengusaha asal Situbondo Disita Polisi
23/02/23
BKSDA Pos Jaga Sampit Berhasil Selamatkan 626 Ekor Satwa
04/01/23
Jual Burung Elang Dilindungi, Pedagang Mendapat Peringatan
28/07/22
Seorang Pria Paruh Baya Ditangkap setelah Ketahuan Berdagang Penyu

Macan Dahan yang Masuk Gudang di OKU sudah Dievakuasi
![Berpacu dengan Kepunahan [3]](https://gardaanimalia.cloudapp.web.id/uploads/1742879417_fd2dc5f16700a5b9fff5.jpg)
Berpacu dengan Kepunahan [3]
![Ambulans untuk Harimau Sumatera [2]](https://gardaanimalia.cloudapp.web.id/uploads/1742875241_b9bd802809c6c35df99a.jpg)
Ambulans untuk Harimau Sumatera [2]
![Bisnis Cuan Berbalut Kepahlawanan [1]](https://gardaanimalia.cloudapp.web.id/uploads/1742875243_39937082cc8949808434.jpg)
Bisnis Cuan Berbalut Kepahlawanan [1]

Belasan Gajah Liar Masuk Sawah, Warga Berharap ada Solusi

Dua Opsetan Tanduk Rusa Diamankan di Pelabuhan Yos Sudarso, Ambon

Akan Dibawa ke Pulau Jawa, 34 Burung Diamankan di Sampit

FATWA: Komodo Malas Merantau!

Petugas Gabungan Sita 72 Satwa Dilindungi di Mimika

Buntut Konflik di Riau, Harimau Masuk Boxtrap untuk DIevakuasi

Teka-Teki Keberadaan Baza Hitam si Predator Cilik

Gakkum Beroperasi, Puluhan Tengkorak Satwa Liar jadi Barang Bukti

FOTO: Perbedaan Orangutan Tapanuli dan Orangutan Sumatera

Labi-labi Ditemukan di Pulau Bawean, BKSDA: Penting untuk Terus Dijaga

Sebanyak 5 Penyu Diamankan dari Penyelundupan, 1 dalam Kondisi Stres

FATWA: Satwa yang 'Bangkit dari Kepunahan'

BKSDA Turun Tangan Pantau Harimau yang Melintasi Kebun

Lima Peniaga Kulit dan Tulang Harimau Diciduk Polisi

Bangkai Paus Terdampar di Simeulue, Evakuasi Terkendala Kondisi Pantai
