BKSDA Lepasliarkan Elang Langka Hingga Perkutut Jawa

Gardaanimalia.com - Puluhan satwa liar, di antaranya burung elang brontok telah dilepasliarkan di Taman Wisata Alam Buluh Cina, Kampar Riau, Rabu (10/8).
Pelepasan satwa ke habitatnya tersebut dilaksanakan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, dalam rangka Hari Konservasi Alam Nasional 2022.
Kepala BBKSDA Riau, Genman Suhefti Hasibuan, mengatakan semua satwa berasal dari masyarakat. "Seluruhnya satwa ini dari warga," ujarnya, Kamis (11/8).
Adapun satwa yang dikembalikan ke alam liar, yaitu seekor burung elang brontok (Nisaetus cirrhatus), dan seekor baning coklat (Manouria emys).
Kemudian, dua ekor kuya batok alias kura-kura batok (Cuora amboinensis), dan tiga puluh ekor burung perkutut jawa (Zebra dove).
Genman menyebut, penyerahan satwa liar yang dilakukan warga tak terpisah dari upaya sosialisasi yang sudah ditunaikan oleh para petugas BKSDA.
"Satwa yang diserahkan masyarakat itu tidak lepas dari upaya sosialisasi yang dilakukan petugas BBKSDA Riau di lapangan," ungkapnya.
Selain itu, BKSDA juga menanam bibit pohon gaharu, trembesi dan durian di pinggir Danau Tanjung Putus yang berada dalam kawasan TWA Buluh Cina.
Kegiatan turut dihadiri oleh ninik mamak Desa Buluh Cina, Kepala Desa Buluh Cina, Danramil, dan masyarakat Desa Buluh Cina.
Genman berharap, semua kegiatan itu dapat membangkitkan semangat untuk memulihkan alam secara bersama-sama, demi masyarakat sejahtera.
Elang brontok dan baning coklat adalah satwa dilindungi menurut Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P.106 Tahun 2018.
Perlindungan terhadap satwa tersebut juga diatur dalam UU Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.

Lima Satwa Dilindungi Dilepasliarkan di Kawasan Konservasi Riau
16/10/24
Jual Satwa Dilindungi, Remaja di Cirebon Ditangkap Polisi
03/09/24
Elang Brontok Korban Perdagangan Ilegal Akhirnya Terbang Bebas
23/08/24
Luka Sayap, Elang Brontok Berhasil Diselamatkan
26/04/24
Kostrad Lepas Liar Satwa dan Tanam 10.000 Pohon
25/11/23
Burung Elang Kini Dilepas ke Padang Sugihan
31/07/23
Seorang Pria Paruh Baya Ditangkap setelah Ketahuan Berdagang Penyu

Macan Dahan yang Masuk Gudang di OKU sudah Dievakuasi
![Berpacu dengan Kepunahan [3]](https://gardaanimalia.cloudapp.web.id/uploads/1742879417_fd2dc5f16700a5b9fff5.jpg)
Berpacu dengan Kepunahan [3]
![Ambulans untuk Harimau Sumatera [2]](https://gardaanimalia.cloudapp.web.id/uploads/1742875241_b9bd802809c6c35df99a.jpg)
Ambulans untuk Harimau Sumatera [2]
![Bisnis Cuan Berbalut Kepahlawanan [1]](https://gardaanimalia.cloudapp.web.id/uploads/1742875243_39937082cc8949808434.jpg)
Bisnis Cuan Berbalut Kepahlawanan [1]

Belasan Gajah Liar Masuk Sawah, Warga Berharap ada Solusi

Dua Opsetan Tanduk Rusa Diamankan di Pelabuhan Yos Sudarso, Ambon

Akan Dibawa ke Pulau Jawa, 34 Burung Diamankan di Sampit

FATWA: Komodo Malas Merantau!

Petugas Gabungan Sita 72 Satwa Dilindungi di Mimika

Buntut Konflik di Riau, Harimau Masuk Boxtrap untuk DIevakuasi

Teka-Teki Keberadaan Baza Hitam si Predator Cilik

Gakkum Beroperasi, Puluhan Tengkorak Satwa Liar jadi Barang Bukti

FOTO: Perbedaan Orangutan Tapanuli dan Orangutan Sumatera

Labi-labi Ditemukan di Pulau Bawean, BKSDA: Penting untuk Terus Dijaga

Sebanyak 5 Penyu Diamankan dari Penyelundupan, 1 dalam Kondisi Stres

FATWA: Satwa yang 'Bangkit dari Kepunahan'

BKSDA Turun Tangan Pantau Harimau yang Melintasi Kebun

Lima Peniaga Kulit dan Tulang Harimau Diciduk Polisi

Bangkai Paus Terdampar di Simeulue, Evakuasi Terkendala Kondisi Pantai
