Data Penyelundupan Burung Liar dari Sumatera ke Jawa

Gardaanimalia.com - Penyelundupan burung liar dari Sumatera ke Jawa masih marak terjadi. Hal ini ditegaskan oleh data yang dihimpun oleh Flight (Protecting Indonesia's Birds), dari Januari 2018 hingga Agustus 2019 ada 45 kasus penyelundupan burung liar Sumatera ke Jawa.
Angka tersebut belum termasuk penyelundupan yang tidak diketahui atau tidak berhasil digagalkan. Mengutip dari laman Republika, Senin (20/09/2021), Flight menyebut ada 16 spesies burung yang sudah berhasil diselamatkan. Spesies tersebut yakni burung ciblek, gelatik batu, pelatuk sampit, pleci, jalak kebo, cucak jenggot, cucak kopi, murai air, poksay hitam, cucak keling, cucak ijo, cucak ranting, cucak ijo mini, prenjak, serindit, dan lainnya. Total satwa yang berhasil diselamatkan mencapai lebih dari 39 ribu ekor.
Masih dari sumber yang sama, disebutkan bahwa dalam satu tahun lebih dari satu juta burung sumatera diambil dari alam untuk kemudian diselundupkan ke Jawa. Ironisnya lagi, burung yang masuk dalam daftar dilindungi pun sering kali menjadi korban perdagangan ilegal. Burung-burung tersebut kemudian berakhir di sangkar-sangkar dan dijadikan peliharaan.
Baca juga: Tinggal Satu Langkah Lagi, Kuskus Talaud Bakal Punah!
Bahkan, dalam dua bulan terakhir (Agustus-September 2021), Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Bakauheni menyita sebanyak 6.075 ekor burung liar yang hendak diselundupkan. Kepala KSKP Bakauheni, AKP Ridho Rafika, memaparkan bahwa Pelabuhan Bakauheni merupakan pintu keluar utama bagi penyelundupan burung ke Jawa.
Atas keberhasilan tersebut, KSPK Bakauheni juga mendapatkan pengahargaan dari Flight. Ridho mengatakan penghargaan tersebut akan membuat pihaknya terus meningkatkan kinerja dalam memburu dan mengungkap penyelundupan satwa liar. Terlebih lagi, penyelundupan ini dapat mengancam populasi dan ekosistem.
"Perburuan dan penyelundupan yang marak mengancam populasi dan ekosistem burung di Sumatera," imbuh Ridho sebagaimana dikutip dari laman Lampung Pro.
Sementara itu, Flight berharap supaya pelaku penyelundupan burung bisa ditangkap dan diproses secara hukum. Tujuannya agar ada efek jera.

Petugas Gagalkan Penyelundupan Burung di Pelabuhan Laut Sorong
05/11/24
Sebanyak 6.514 Burung Gagal Diselundupkan ke Tangerang
17/10/24
Selamat dari Penyelundupan, Ribuan Burung Dilepasliarkan
02/10/24
PN Ambon Adili ABK Penjual Sembilan Ekor Satwa Dilindungi
12/09/24
Sebanyak 439 Burung dari Bengkulu Gagal Masuk Tanah Abang
12/09/24
Respons Laporan Warga, Ratusan Burung Diamankan BKSDA
04/09/24
Seorang Pria Paruh Baya Ditangkap setelah Ketahuan Berdagang Penyu

Macan Dahan yang Masuk Gudang di OKU sudah Dievakuasi
![Berpacu dengan Kepunahan [3]](https://gardaanimalia.cloudapp.web.id/uploads/1742879417_fd2dc5f16700a5b9fff5.jpg)
Berpacu dengan Kepunahan [3]
![Ambulans untuk Harimau Sumatera [2]](https://gardaanimalia.cloudapp.web.id/uploads/1742875241_b9bd802809c6c35df99a.jpg)
Ambulans untuk Harimau Sumatera [2]
![Bisnis Cuan Berbalut Kepahlawanan [1]](https://gardaanimalia.cloudapp.web.id/uploads/1742875243_39937082cc8949808434.jpg)
Bisnis Cuan Berbalut Kepahlawanan [1]

Belasan Gajah Liar Masuk Sawah, Warga Berharap ada Solusi

Dua Opsetan Tanduk Rusa Diamankan di Pelabuhan Yos Sudarso, Ambon

Akan Dibawa ke Pulau Jawa, 34 Burung Diamankan di Sampit

FATWA: Komodo Malas Merantau!

Petugas Gabungan Sita 72 Satwa Dilindungi di Mimika

Buntut Konflik di Riau, Harimau Masuk Boxtrap untuk DIevakuasi

Teka-Teki Keberadaan Baza Hitam si Predator Cilik

Gakkum Beroperasi, Puluhan Tengkorak Satwa Liar jadi Barang Bukti

FOTO: Perbedaan Orangutan Tapanuli dan Orangutan Sumatera

Labi-labi Ditemukan di Pulau Bawean, BKSDA: Penting untuk Terus Dijaga

Sebanyak 5 Penyu Diamankan dari Penyelundupan, 1 dalam Kondisi Stres

FATWA: Satwa yang 'Bangkit dari Kepunahan'

BKSDA Turun Tangan Pantau Harimau yang Melintasi Kebun

Lima Peniaga Kulit dan Tulang Harimau Diciduk Polisi

Bangkai Paus Terdampar di Simeulue, Evakuasi Terkendala Kondisi Pantai
