Ahmad Serahkan Peliharaan Burung Beo dan Elang Dilindungi ke BKSDA

Gardaanimalia.com - Seorang warga menyerahkan dua ekor tiong emas (Gracula religiosa) dan satu ekor burung elang brontok (Nisaetus cirrhatus), pada Senin (29/8).
Warga Desa Pundu, Kecamatan Cempaga Hulu itu bernama Ahmad. Ia menyerahkan tiga ekor satwa dilindungi kepada Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA).
Komandan BKSDA Pos Jaga Sampit, Muriansyah, mengatakan bahwa semua satwa yang diserahkan itu sudah sempat dipelihara oleh Ahmad.
"Burung-burung tersebut sempat dipelihara," ujar Muriansyah, pada Senin (29/8), dilansir dari Klikkalteng.
Menurutnya, Ahmad baru mengetahui bahwa tiong emas atau beo beserta burung elang brontok itu adalah jenis satwa yang dilindungi.
Setelah itu, lanjut Muriansyah, dengan kesadaran pribadi, Ahmad pun menyerahkan semua satwa liar itu secara sukarela kepada pihak BKSDA.
Berdasarkan pengamatan yang dilakukan pihaknya, dua ekor tiong emas terlihat sehat. "Kondisi kedua burung beo tampak sehat dan baik," jelasnya.
Sedangkan, ia menerangkan, bahwa keadaan burung elang brontok sedang tidak sehat. Terdapat luka gores di bagian kiri sayapnya.
Muriansyah: Tidak Boleh Pelihara Satwa Dindungi
Saat ini, kata Muriansyah, semua satwa dilindungi itu telah diamankan. Untuk penanganan lebih lanjut, pihaknya menunggu arahan dari pimpinan Seksi Konservasi Wilayah BKSDA Kalimantan Tengah.
Dirinya berterima kasih kepada warga yang memiliki kesadaran terhadap kelestarian satwa liar, terutama yang berstatus dilindungi.
Karena apabila tidak, ujar Muriansyah, maka satwa-satwa yang unik dan eksotis tersebut akan mengalami kepunahan di alam liar.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak memelihara satwa liar dilindungi. Apalagi sampai memperdagangkannya. Sebab hal itu dapat terkena pidana.
Memelihara satwa liar dilindungi merupakan tindakan melanggar hukum. Hal tersebut dapat dikenakan tindak pidana penjara maksimal 5 tahun dan denda paling banyak Rp100 juta.
Sehingga, imbuhnya, jika memelihara satwa dilindungi, harap segera melaporkan dan menyerahkannya kepada pihak BKSDA atau aparat setempat agar bisa ditindaklanjuti.
Perlu diketahui, tiong emas dan burung elang brontok termasuk satwa dilindungi menurut Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P.106 Tahun 2018.

Lima Satwa Dilindungi Dilepasliarkan di Kawasan Konservasi Riau
16/10/24
Jual Satwa Dilindungi, Remaja di Cirebon Ditangkap Polisi
03/09/24
Elang Brontok Korban Perdagangan Ilegal Akhirnya Terbang Bebas
23/08/24
Luka Sayap, Elang Brontok Berhasil Diselamatkan
26/04/24
Kostrad Lepas Liar Satwa dan Tanam 10.000 Pohon
25/11/23
Burung Elang Kini Dilepas ke Padang Sugihan
31/07/23
Seorang Pria Paruh Baya Ditangkap setelah Ketahuan Berdagang Penyu

Macan Dahan yang Masuk Gudang di OKU sudah Dievakuasi
![Berpacu dengan Kepunahan [3]](https://gardaanimalia.cloudapp.web.id/uploads/1742879417_fd2dc5f16700a5b9fff5.jpg)
Berpacu dengan Kepunahan [3]
![Ambulans untuk Harimau Sumatera [2]](https://gardaanimalia.cloudapp.web.id/uploads/1742875241_b9bd802809c6c35df99a.jpg)
Ambulans untuk Harimau Sumatera [2]
![Bisnis Cuan Berbalut Kepahlawanan [1]](https://gardaanimalia.cloudapp.web.id/uploads/1742875243_39937082cc8949808434.jpg)
Bisnis Cuan Berbalut Kepahlawanan [1]

Belasan Gajah Liar Masuk Sawah, Warga Berharap ada Solusi

Dua Opsetan Tanduk Rusa Diamankan di Pelabuhan Yos Sudarso, Ambon

Akan Dibawa ke Pulau Jawa, 34 Burung Diamankan di Sampit

FATWA: Komodo Malas Merantau!

Petugas Gabungan Sita 72 Satwa Dilindungi di Mimika

Buntut Konflik di Riau, Harimau Masuk Boxtrap untuk DIevakuasi

Teka-Teki Keberadaan Baza Hitam si Predator Cilik

Gakkum Beroperasi, Puluhan Tengkorak Satwa Liar jadi Barang Bukti

FOTO: Perbedaan Orangutan Tapanuli dan Orangutan Sumatera

Labi-labi Ditemukan di Pulau Bawean, BKSDA: Penting untuk Terus Dijaga

Sebanyak 5 Penyu Diamankan dari Penyelundupan, 1 dalam Kondisi Stres

FATWA: Satwa yang 'Bangkit dari Kepunahan'

BKSDA Turun Tangan Pantau Harimau yang Melintasi Kebun

Lima Peniaga Kulit dan Tulang Harimau Diciduk Polisi

Bangkai Paus Terdampar di Simeulue, Evakuasi Terkendala Kondisi Pantai
