Puluhan Ekor Satwa Sitaan Kembali ke Habitatnya di Maluku
Aditya
2024-06-25 14:49:513 min read

Belum ada deskripsim Lorem ipsum dolor sit amet, corrupti tempore omnis esse rem.
Gardaanimalia.com - Sejumlah 68 ekor satwa liar dikembalikan ke habitatnya dari Sulawesi Utara menuju Maluku dan Maluku Utara, Jumat (21/6/2024).
Satwa-satwa ini terdiri dari lima spesies burung sebanyak 64 ekor dan dua spesies reptil sebanyak 4 ekor. Berikut merupakan daftar spesies satwa yang ditranslokasikan beserta jumlah dan status perlindungannya.
- Kakatua maluku (Cacatua moluccensis) sebanyak 9 ekor, dilindungi
- Kakatua putih (Cacatua alba) sebanyak 11 ekor, dilindungi
- Kasturi ternate (Lorius garrulus) sebanyak 29 ekor, dilindungi
- Nuri kalung-ungu (Eos squamata) sebanyak 4 ekor, dilindungi
- Nuri maluku (Eos bornea) sebanyak 11 ekor, dilindungi
- Soa layar (Hydrosaurus amboinensis) sebanyak 1 ekor, tidak dilindungi
- Ular mono tanah (Candoia paulsoni) sebanyak 3 ekor, tidak dilindungi
Seluruhnya merupakan satwa hasil penyitaan petugas maupun penyerahan masyarakat setempat kepada BKSDA Sulawesi Utara.
Satwa-satwa tersebut telah menjalani proses perawatan dan rehabilitasi di Pusat Penyelamatan Satwa (PPS) Tasikoki, Kabupaten Minahasa Utara.
Setelah dinyatakan sehat dan siap lepas liar, seluruhnya ditranslokasikan menuju dua lokasi, yaitu Stasiun Konservasi Satwa Ternate, Maluku Utara dan Pusat Konservasi Satwa (PKS) Ambon, Maluku.
Tantangan Memindahkan Satwa Antarpulau
Manajer PPS Tasikoki Billy Lolowang menguraikan tantangan yang dihadapi pihaknya dalam proses pemindahan satwa liar dari Sulut menuju Maluku dan Maluku Utara.
Salah satu tantangannya adalah dari sisi administratif yang mengharuskan pihaknya bersama BKSDA berkoordinasi dengan banyak instansi.
Selain itu, Billy menjelaskan, semua satwa yang akan ditranslokasi harus dipastikan kesehatannya melalui pengujian laboratorium.
"Pengujian yang kami lakukan adalah untuk Avian Influenza dan juga Psittacine Feather and Beak Diseases (PBFD), yang secara khusus virus ini menyerang jenis burung paruh bengkok," urainya kepada Garda Animalia, Selasa (25/6/2024).
Uji PBFD dilakukan pihaknya bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) sebanyak dua kali. Uji pertama dilakukan dengan sampling beberapa individu satwa untuk screening. Karena terdapat indikasi positif, uji lab kemudian dilakukan terhadap semua individu burung paruh bengkok.
Billy juga menerangkan, satwa ditempatkan di area yang tidak bisa diakses oleh penumpang lainnya untuk menghindari stres. Dalam hal ini, PELNI menyediakan tempat di buritan kapal yang dikunci dan tidak dapat diakses penumpang lain, kecuali petugas.
Burung-Burung Dilepas di Gunung Sahuwai
Satwa-satwa tersebut diketahui sudah sampai di masing-masing tujuan utama. Polisi Hutan BKSDA Maluku Kacuk Seto Purwanto mengatakan bahwa seluruh satwa yang transit di PKS Ambon saat ini dalam kondisi sehat.
"Saat ini kondisi satwanya sehat dan sudah dalam kondisi siap untuk dilepasliarkan ke habitatnya," katanya kepada Garda Animalia, Selasa (25/6/2024).
Seto menambahkan, sebelum dilepasliarkan, satwa perlu diberikan waktu istirahat dahulu sekitar satu minggu.
"Rata-rata tidak sampai seminggu satwa tersebut sudah dilepasliarkan kembali ke habitatnya," tambahnya.
Rencananya, satwa-satwa yang diterima oleh PKS Ambon akan dilepasliarkan di Suaka Alam Gunung Sahuwai di Kabupaten Seram Barat.
Pihak-pihak yang terlibat dalam proses translokasi ini adalah BKSDA Sulawesi Utara dengan dukungan BKSDA Maluku, WCS-IP, Yayasan Masarang (PPS Tasikoki), serta World Parrot Trust.
Selain itu, terlibat juga Otoritas Veteriner Dinas Pertanian dan Peternakan Daerah Sulawesi Utara, Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan Manado, KSOP Bitung.
PT PELNI cabang Bitung, dan PT Pelindo IV Bitung juga berperan dalam proses translokasi.
Tags :
satwa dilindungi pelepasliaran satwa bksda sulawesi utara gunung sahuwai
Writer: Aditya
Pos Terkait

Gakkum Beroperasi, Puluhan Tengkorak Satwa Liar jadi Barang Bukti
20/03/25
Berang-Berang Bukan Peliharaan! Kenali 4 Jenis yang Hidup di Indonesia
14/03/25
Sebanyak 243 Reptil Diselundupkan, 40 Persen di Antaranya Mati
10/03/25
Terisolir di Kebun Sawit, Orangutan Sumatera Dievakuasi ke Hutan Lindung
06/03/25
Siamang dan Bekantan Ditemukan di Rumah Warga di Tanjungbalai Sumut
04/03/25
Adakah Titik Imbang antara Pemanfaatan dan Perlindungan Kura-Kura Moncong Babi?
26/02/25Pos Terbaru

Seorang Pria Paruh Baya Ditangkap setelah Ketahuan Berdagang Penyu
Berita
26/03/25
Macan Dahan yang Masuk Gudang di OKU sudah Dievakuasi
Berita
26/03/25![Berpacu dengan Kepunahan [3]](https://gardaanimalia.cloudapp.web.id/uploads/1742879417_fd2dc5f16700a5b9fff5.jpg)
Berpacu dengan Kepunahan [3]
Liputan Khusus
25/03/25![Ambulans untuk Harimau Sumatera [2]](https://gardaanimalia.cloudapp.web.id/uploads/1742875241_b9bd802809c6c35df99a.jpg)
Ambulans untuk Harimau Sumatera [2]
Liputan Khusus
25/03/25![Bisnis Cuan Berbalut Kepahlawanan [1]](https://gardaanimalia.cloudapp.web.id/uploads/1742875243_39937082cc8949808434.jpg)
Bisnis Cuan Berbalut Kepahlawanan [1]
Liputan Khusus
25/03/25
Belasan Gajah Liar Masuk Sawah, Warga Berharap ada Solusi
Berita
25/03/25
Dua Opsetan Tanduk Rusa Diamankan di Pelabuhan Yos Sudarso, Ambon
Berita
24/03/25
Akan Dibawa ke Pulau Jawa, 34 Burung Diamankan di Sampit
Berita
24/03/25
FATWA: Komodo Malas Merantau!
Edukasi
24/03/25
Petugas Gabungan Sita 72 Satwa Dilindungi di Mimika
Berita
22/03/25
Buntut Konflik di Riau, Harimau Masuk Boxtrap untuk DIevakuasi
Berita
22/03/25
Teka-Teki Keberadaan Baza Hitam si Predator Cilik
Edukasi
21/03/25
Gakkum Beroperasi, Puluhan Tengkorak Satwa Liar jadi Barang Bukti
Berita
20/03/25
FOTO: Perbedaan Orangutan Tapanuli dan Orangutan Sumatera
Edukasi
19/03/25
Labi-labi Ditemukan di Pulau Bawean, BKSDA: Penting untuk Terus Dijaga
Berita
18/03/25
Sebanyak 5 Penyu Diamankan dari Penyelundupan, 1 dalam Kondisi Stres
Berita
18/03/25
FATWA: Satwa yang 'Bangkit dari Kepunahan'
Edukasi
17/03/25
BKSDA Turun Tangan Pantau Harimau yang Melintasi Kebun
Berita
17/03/25
Lima Peniaga Kulit dan Tulang Harimau Diciduk Polisi
Berita
17/03/25
Bangkai Paus Terdampar di Simeulue, Evakuasi Terkendala Kondisi Pantai
Berita
16/03/25Bacaan Populer
Baca berita terbaru seputar satwa liar di sini

1
Wajib Tahu! 13 Jenis Biawak Dilindungi di Indonesia
09/03/20
2
Pemilik Kura-kura Impor yang Ditangkap Tipidter Bareskrim Mabes Polri Dijerat UU Karantina Hewan
01/08/18
19717
3
Selundupkan Murai Batu ke Malaysia, Patrum Dihukum 3 Bulan Penjara dan Denda 100 juta
11/10/19
17132
4
5 Jenis Burung Takur Dilindungi di Indonesia yang Masih Diperdagangkan
15/04/21
16587
5
Sering Dianggap Sama, Inilah Perbedaan Rusa dan Kijang
03/08/21
15080
6
Kenali Jenis Otter yang Tidak Boleh Dipelihara di Indonesia
10/12/20
14925
7
Kejanggalan Penangkaran Harimau Benggala Milik Alshad Ahmad
14/01/20
14375
8
Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P106 Tahun 2018
30/01/19
13813
9
Kenali 4 Jenis Ikan Belida yang Dilindungi
15/03/21
12823
10
Binturong, Musang Besar yang Menjadi Spesies Kunci Ekosistem
07/12/18
12286