BKSDA Kaltim Lepas Liarkan Beruang Madu di Kelian

Gardaanimalia.com - Pihak SKW II Tenggarong BKSDA Kalimantan Timur (Kaltim) melaksanakan pelepasliaran seekor beruang madu pada Selasa (23/1/2024).
Pelepasliaran dilakukan di Hutan Lindung Kelian Lestari (HLKL) yang merupakan habitat asli beruang madu (Helarctos malayanus).
Sebelumnya, mereka menerima seekor beruang dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Posko VIII Kota Samarinda, Sabtu (20/1/2024). Satwa itu awalnya merupakan serahan masyarakat.
"Dari pemeriksaan tim, beruang tersebut berjenis kelamin betina, berusia satu tahun, kondisi sehat dan masih sangat liar," terang BKSDA Kaltim dalam laman resmi Instagram @bksda_kaltim, Senin (29/1/2024).
Di saat yang sama, pihak SKW II Tenggarong juga melepasliarkan empat spesies burung dengan total 12 ekor. Sejumlah burung tersebut adalah serahan Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Kaltim.
Rincian burung adalah 4 ekor cucak ijo (Chloropsis sonnerati), 2 ekor cucak jenggot (Alophoixus bres), 3 ekor pijantung (Arachnothera sp.), dan 3 ekor yuhina (Yuhina sp.).
Perlu diketahui, beruang madu dan cucak ijo termasuk ke dalam satwa yang dilindungi dalam Permen LHK Nomor P.106 Tahun 2018 tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa yang Dilindungi.
Menurut International Union for Conservation of Nature (IUCN), beruang madu merupakan spesies rentan (vulnerable), sedangkan cucak ijo merupakan spesies genting (endangered).
Bekas Konsesi Tambang
Tempat lepas liar HLKL terletak di Kecamatan Linggang Bigung, Kabupaten Kutai Barat, Provinsi Kalimantan Timur.
Berdasarkan dokumen Studi Kelayakan Tahura di Kabupaten Kutai Barat (2018), HLKL merupakan bekas konsesi tambang emas milik PT Kelian Equatorial Mining. Luas hutan lindung tersebut mencapai 27.752,81 hektare.
HLKL merupakan hutan bertipe hutan hujan dipterokarpa dataran rendah. Tajuk bagian atasnya didominasi oleh pohon meranti.
Tutupan lahan HLKL didominasi oleh hutan kering sekunder yang mencakup lebih dari 90 persen area hutan lindung. Di dalamnya teridentifikasi 46 jenis avifauna, 41 jenis mamalia, 16 herpetofauna, serta 218 jenis kelompok kupu-kupu.
Salah satu mamalia yang menghuni HLKL adalah seekor badak kalimantan (Dicerorhinus sumatrensis harrisoni), salah satu subspesies badak sumatera, bernama Pahu.
Badak Pahu merupakan satu dari dua badak kalimantan yang tersisa. Satu ekor lagi bernama Pari, berada di Kabupaten Mahakam Ulu.
HLKL dikelola oleh perseroan dengan nama yang sama, yaitu PT HLKL. Pendanaannya berasal dari Yayasan Rio Tinto, grup perusahaan tambang asal Britania Raya.
Rio Tinto terkenal sebagai mitra investor PT Freeport-McMoran yang menambang emas dan tembaga di Grasberg, Papua Tengah.

Seekor Beruang Madu Terluka Akibat Jerat di Kawasan Konservasi Riau
11/03/25
Beruang Madu di Perkebunan, BKSDA: Itu Habitatnya
17/02/25
Masuk Permukiman di Sampit, Beruang Madu Diamankan ke Pangkalan Bun
04/10/24
Beruang Madu yang Berkonflik dengan Warga Talang Babungo telah Dievakuasi
28/09/24
Sempat Terkena Jerat, Seekor Beruang Madu Akhirnya Dilepasliarkan!
20/09/24
Beruang Madu Pincang Muncul di Permukiman, BBKSDA Riau Pasang Perangkap!
17/09/24
Seorang Pria Paruh Baya Ditangkap setelah Ketahuan Berdagang Penyu

Macan Dahan yang Masuk Gudang di OKU sudah Dievakuasi
![Berpacu dengan Kepunahan [3]](https://gardaanimalia.cloudapp.web.id/uploads/1742879417_fd2dc5f16700a5b9fff5.jpg)
Berpacu dengan Kepunahan [3]
![Ambulans untuk Harimau Sumatera [2]](https://gardaanimalia.cloudapp.web.id/uploads/1742875241_b9bd802809c6c35df99a.jpg)
Ambulans untuk Harimau Sumatera [2]
![Bisnis Cuan Berbalut Kepahlawanan [1]](https://gardaanimalia.cloudapp.web.id/uploads/1742875243_39937082cc8949808434.jpg)
Bisnis Cuan Berbalut Kepahlawanan [1]

Belasan Gajah Liar Masuk Sawah, Warga Berharap ada Solusi

Dua Opsetan Tanduk Rusa Diamankan di Pelabuhan Yos Sudarso, Ambon

Akan Dibawa ke Pulau Jawa, 34 Burung Diamankan di Sampit

FATWA: Komodo Malas Merantau!

Petugas Gabungan Sita 72 Satwa Dilindungi di Mimika

Buntut Konflik di Riau, Harimau Masuk Boxtrap untuk DIevakuasi

Teka-Teki Keberadaan Baza Hitam si Predator Cilik

Gakkum Beroperasi, Puluhan Tengkorak Satwa Liar jadi Barang Bukti

FOTO: Perbedaan Orangutan Tapanuli dan Orangutan Sumatera

Labi-labi Ditemukan di Pulau Bawean, BKSDA: Penting untuk Terus Dijaga

Sebanyak 5 Penyu Diamankan dari Penyelundupan, 1 dalam Kondisi Stres

FATWA: Satwa yang 'Bangkit dari Kepunahan'

BKSDA Turun Tangan Pantau Harimau yang Melintasi Kebun

Lima Peniaga Kulit dan Tulang Harimau Diciduk Polisi

Bangkai Paus Terdampar di Simeulue, Evakuasi Terkendala Kondisi Pantai
